Minggu, 08 Januari 2012

Membatik di Museum Tekstil

Kulangkahkan kakiku memasuki sebuah bangunan tinggi,apakah itu? ya, sebuah museum. Museum Tekstil itulah namanya. Aku pergi ke belakang gedung itu,aku menemukan tempat untuk membuat batik saputangan yang terbuat dari tanganku sendiri. Aku pelan pelan masuk ke sana,aku segera memilah milah gambar gambar untuk kubatik,akhirnya aku memilih gambar strawberry,lalu mulai membatik dengan hati hati,tapi tiba tiba..."AAAAAAuw!!!"seruku.

Canting yang kupegang langsung kutaruh,"aduh..."rintihku kesakitan,aku memegangi tanganku yang terkena lilin,aku segera menghampiri Bundaku. "Kenapa?" Bundaku mengalihkan pandangannya kearahku,"ini...."kataku masih kesakitan. "Ooohhh..." Bundaku mengangguk angguk,lalu membersihkan lilinnya. "Ayo sini di deket Bunda! Bunda juga lagi ngebatik nih..Bunda ajarin yah !" kata Bunda. Aku hanya mengangguk,lalu berpindah tempat duduk.Sret...sret..."selesai!" seruku senang, "selesai?"tanya Bunda kepadaku,"ya!"seruku senang.

,"Ya,sudah sini!"seru Bundaku, aku mengikuti Bunda lalu Bunda mengambil saputangan batikku, lalu saputangan itu diserahkan kepada seseorang. "Mmmm mas?yang ini tolong di rebus!"seru Bundaku, "ya.." jawab petugas itu sambil tersenyum.

Lalu aku melihat petugas itu memasukkan saputanganku ke sebuah panci besar,beberapa menit kemudian,abang itu mengangkat saputangan itu,lalu..."dek,mau diwarnai dengan warna apa?"tanya abang itu tiba tiba. " Mmmm ungu!"seruku menyebut warna kesukaanku,"ooohh... ungu,toh!" seru abang itu,abang itu memasukkan saputanganku ke dalam sebuah baskom besar,lalu setelah itu,abang itu memasukkannya lagi ke sebuah tempat,aku tidak tahu pasti apa itu yang jelas,aku melihat sebuah air yang berwarna ungu,hi...

Oh!aku baru tahu kalau air itu akan membuat saputanganku menjadi berwarna ungu,tapi...tiba tiba abang itu langsung memasukkan lagi saputangan itu ke dalam baskom berisi air yang masih berwarna putih itu! aku kaget seketika,untuk apa?tapi... tiba tiba abang itu mengambil saputanganku itu,aku terkejut luar biasa,warna ungu itu masih melekat!.

Aku melihat abang itu menjemur batikku, aku yang masih penasaran,hanya duduk di bangku menunggu saputangan batikku kering.Setelah saputangan batikku kering,aku segera pulang dengan senang.

Tidak ada komentar: